Search engine optimization (SEO) adalah proses meningkatkan volume dan kualitas traffic dari sebuah website melalui search engine melalui hasil pencarian yang sifatnya “natural”. Ada 2 faktor utama dalam SEO: on-page optimization dan off-page optimization.
Saya akan coba menjelaskan 2 faktor tersebut secara ringkas:
ON-PAGE OPTIMIZATION
BLOG ATTRIBUTE
Kita harus memperhatikan dan mengetahui terhadap hal-hal berikut ketika ingin membuat blog atau memaksimalkan SEO blog kita:
1. Domain Name
Domain name adalah alamat URL blog kita. Meskipun hal tersebut memberi pengaruh terhadap SEO, sekarang ini domain name tidak menjadi suatu elemen yang utama dalam SEO. Kita tidak perlu mencari domain name yang penuh dengan keywords yang banyak. Cukup beli domain name yang pendek dan mudah diingat.
2. Blog Name
Blog name juga suatu hal yang penting dalam SEO. Kita harus menginput keywords dalam nama blog kita. Tidak perlu terlalu panjang, 80 karakter maksimal.
3. Meta Tag
Meta tag adalah deskripsi pendek mengenai blog kita dan juga kata kuncinya (keywords). Jangan buat terlalu panjang, 80 karakter maksimal.
4. Design and layout
Blog harus di desain agar SEO-friendly. Pastikan struktur konten terletak di atas dari elemen yang lain. Untungnya, blog theme sekarang ini sudah SEO-friendly.
5. HTML Attribute
Gunakan heading structure H1, H2, or H3. Berguna sebagai penanda pentingnya judul dari konten. Ini akan memberikan nilai tambah di SEO.
CONTENT ATTRIBUTE
Kita harus memperhatikan hal-hal berikut jika ingin meng-post artikel ke dalam blog:
1. Keywords
Keywords (seperti yang sudah sering disebutkan diatas) adalah kata kunci yang menjadi topik atau ide utama dalam konten artikel kita. Keyword adalah hal yang sangat penting dalam SEO. Search engine akan memberikan nilai (values) berdasarkan keyword yang sudah kita masukkan di post tersebut. Semakin relevan dan baik keyword, semakin besar kemungkinan search engine mengoptimisasi hasil pencarian.
2. Keywords Quantity
Kuantitas dari keywords berdasarkan pada panjang dari posting. Setidaknya kita harus menaruh 2-5 keywords di dalam artikel. Terlalu banyak keywords juga berdampak buruk, karena search engine akan mengira isi/konten dari artikel adalah SPAM.
3. Keywords Variation
Daripada memperbanyak kuantitas dari keyword, lebih baik memberikan banyak variasi pada keyword. Ini adalah salah satu faktor meningkatkan SEO. Jangan pernah menaruh keyword yang sama lebih dari 1 pada 1 posting. Sebagai gantinya, lebih baik menaruh sinonim dari keyword yang sudah ada pada artikel tersebut.
OFF-PAGE OPTIMIZATION
Berbeda dengan on-page, off-page optimization lebih kepada usaha meningkatkan SEO yang berasal dari luar.
1. Backlink Quantity
Backlink adalah link yang datang dari blog lain. Senakin banyak kuantitas dan kualitas backlink yang kita dapat, semakin besar efek yang di peroleh dalam SERP (Search Engine Result Page).
2. Backlink Quality
Jangan juga sembarang menaruh backlink, tetapi haruslah backlink yang berkualitas:
- Datang dari blog dengan topik yang serupa
- Datang dari blog yang baik (minimal PR 7)
- Backlink 1 arah (A one-way backlink)
- Tidak datang dari link-farm (u know what I mean lahh..haha)
3. Natural backlink
Natural backlink adalah link yang diberikan kepada blog yang memiliki kriteria sebagai berikut:
- Link ditaruh dalam bentuk kata (bukan di blogroll)
- Variasi dari banyak keyword
- Link tidak datang dari IP yang sama.
- deep linking (link dalam artikel, bukan di homepage)
Hal-hal lain yang patut dipertimbangkan :
1. Buatlah sitemap.
Bisa dilakukan dengan tools (banyak yang free) untuk membuat sitemap dalam website atau blog kita. Jika blog anda menggunakan Wordpress, tinggal download plugins sitemap. Mudah bukan?
2. Pilih frekuensi posting kita.
Jika terlalu sibuk posting tiap hari, pilihlah posting tiap minggu. Yang penting teratur frekuensinya.
3. Jangan copycat.
Ini paling penting!! Copy-paste konten adalah sesuatu yang harus kita hindari!! Buatlah artikel unikmu sendiri!
4. Jangan pernah menaruh invisible text.
Sebenarnya ini juga konsep SEO. Tapi dari sisi gelapnya.. cie ileee.. Jika ditemukan/ketauan oleh web crawler, sudah dipastikan kita bisa kena pinalti.
Disadur dari infogaptek.com.
Di edit dan diterjemahkan seperlunya oleh saya (of course, not google translate).
Just a collection of notes (documentation purpose) that past over in my life.. I just want to shared what I've got and pour it on this blog ^^
Showing posts with label Website. Show all posts
Showing posts with label Website. Show all posts
Sunday, March 28, 2010
OpenDNS - Content Filtering, Safe and Fast Surfing
Perkembangan internet yang luar biasa cepat bisa diibaratkan bagai pedang yang bermata dua, bisa mendatangkan kebaikan atau keburukan. Di satu sisi, sebagai sumber informasi yang tak terbatas, internet merupakan sarana yang sangat penting untuk mengembangkan wawasan tanpa pandang umur dan wilayah. Namun, di sisi lain juga banyak informasi-informasi yang tidak berguna bahkan cenderung merugikan.
Jika di rumah anda terdapat PC yang terhubung ke internet, maka ada baiknya anda memproteksinya dengan menginstall aplikasi web filtering atau parental control seperti misalnya K9 Web Protection atau di Windows Vista/7 sudah ada aplikasi intergratednya. Di kantor pun anda bisa memakai aplikasi tersebut. Namun jika jumlah PC yang hendak diproteksi cukup banyak, maka menginstall aplikasi web filtering di tiap PC tentunya kurang efisien. Untuk itu, anda bisa coba mengganti DNS Server yang digunakan untuk koneksi internet ke OpenDNS.
DNS (Domain Name System) fungsinya adalah seperti sebuah buku telepon yang akan menterjemahkan nama komputer (hostname) yang mudah dibaca dan diingat oleh manusia menjadi alamat IP (IP Address). Contoh: google.com akan diterjemahkan menjadi alamat IP 209.85.171.100
OpenDNS adalah penyedia layanan gratis untuk security dan infrastruktur yang akan membuat Internet lebih aman dengan mengintegrasikan Web content filtering, anti-phishing dan DNS. OpenDNS memungkinkan pengguna dan network administrator untuk mengamankan jaringan mereka dari ancaman-ancaman online, termasuk dari virus Conficker.
Untuk mengganti (mengarahkan) DNS komputer ke OpenDNS langkah-langkahnya sebagai berikut:
1. Klik tombol Start > Control Panel > Network Connections > Local Area Connection
2. Pilih Internet Protocol (TCP/IP) > klik Properties
3. Pilih opsi Use the following DNS server addresses. Isikan sbb:
4. Klik tombol OK. Selesai
Untuk bisa mengatur policy internet melalui OpenDNS, anda harus register dulu di website OpenDNS.com (free). Setelah proses registrasi selesai, silakan melakukan login dan masuk ke menu Dashboard. Yang harus anda lakukan pertama kali adalah mendaftarkan Network anda di OpenDNS. Caranya:
1. Klik menu Networks
2. Maka otomatis IP Address yang diberikan oleh ISP (Internet Service Provider) anda akan muncul di kotak IP.
3. Klik tombol ADD THIS NETWORK
4. Berikan nama untuk network tersebut (bisa diberi nama ISP, misal CBN, DNET, RADNET, CENTRIN)
Jika IP Address tidak langsung muncul, maka kemungkinan anda memakai Dynamic IP Address (biasanya jika anda menggunakan Telkom Speedy). Silakan anda download dan install software Dynamic IP Updater melalui link http://www.opendns.com/support/article/245. Tunggu beberapa menit, lalu cobalah masuk ke Dashboard OpenDNS. Jika semuanya lancar, IP Address network anda akan muncul disitu.
Setelah Network anda terdaftar, anda bisa mulai melakukan setting untuk Web Content Filtering melalui menu Settings. Level filtering bisa anda tentukan disini, mulai dari Minimal, Low, Moderate, sampai High. Bahkan anda bisa melakukan Custom. Misalnya, pilih level High untuk memblokir situs-situs yang tidak baik, lalu hilangkan tanda contreng di opsi Webmail sehingga user masih bisa mengakses webmail dari komputer mereka.
Khusus untuk menghadapi Conficker, OpenDNS telah mengidentifikasi sekitar 50.000 domain yang di-generate oleh Conficker dan memblokir mereka untuk pemakai OpenDNS. Artinya, meski virus tersebut telah menginfeksi komputer yang ada di jaringan anda, dia jadi tak berdaya sebab tidak bisa melakukan koneksi balik ke botnet. Selanjutnya anda bisa memberantas virusnya dengan antivirus update terbaru.
Untuk mengetahui apakah Conficker telah masuk ke jaringan anda: Login ke account anda dan pilih Stats (di sebelah kiri sidebar). Dari situ pilihlah Blocked Domains dan filter “only domains blocked as malware.” Maka akan ditampilkan daftar situs malware yang coba dihubungi oleh jaringan anda.
Dengan OpenDNS, anda juga bisa membuat shortcut untuk menyingkat alamat website yang panjang. Misalnya, anda bisa membuat shortcut untuk alamat http://yosepgustri.blogspot.com menjadi yspblog. Sehingga jika anda mengetik kata “cekpr” di Address Bar browser anda, otomatis OpenDNS akan mengarahkan ke alamat http://yosepgustri.blogspot.com. Shortcut ini bisa anda definisikan melalui menu Shortcuts.
Disadur dari : infogaptek.com
di taro di sini biar gampang nyari kalo lagi lupa.
Jika di rumah anda terdapat PC yang terhubung ke internet, maka ada baiknya anda memproteksinya dengan menginstall aplikasi web filtering atau parental control seperti misalnya K9 Web Protection atau di Windows Vista/7 sudah ada aplikasi intergratednya. Di kantor pun anda bisa memakai aplikasi tersebut. Namun jika jumlah PC yang hendak diproteksi cukup banyak, maka menginstall aplikasi web filtering di tiap PC tentunya kurang efisien. Untuk itu, anda bisa coba mengganti DNS Server yang digunakan untuk koneksi internet ke OpenDNS.
DNS (Domain Name System) fungsinya adalah seperti sebuah buku telepon yang akan menterjemahkan nama komputer (hostname) yang mudah dibaca dan diingat oleh manusia menjadi alamat IP (IP Address). Contoh: google.com akan diterjemahkan menjadi alamat IP 209.85.171.100
OpenDNS adalah penyedia layanan gratis untuk security dan infrastruktur yang akan membuat Internet lebih aman dengan mengintegrasikan Web content filtering, anti-phishing dan DNS. OpenDNS memungkinkan pengguna dan network administrator untuk mengamankan jaringan mereka dari ancaman-ancaman online, termasuk dari virus Conficker.
Untuk mengganti (mengarahkan) DNS komputer ke OpenDNS langkah-langkahnya sebagai berikut:
1. Klik tombol Start > Control Panel > Network Connections > Local Area Connection
2. Pilih Internet Protocol (TCP/IP) > klik Properties
3. Pilih opsi Use the following DNS server addresses. Isikan sbb:
Preferred DNS server : 208.67.222.222
Alternate DNS server : 208.67.220.220
4. Klik tombol OK. Selesai
Untuk bisa mengatur policy internet melalui OpenDNS, anda harus register dulu di website OpenDNS.com (free). Setelah proses registrasi selesai, silakan melakukan login dan masuk ke menu Dashboard. Yang harus anda lakukan pertama kali adalah mendaftarkan Network anda di OpenDNS. Caranya:
1. Klik menu Networks
2. Maka otomatis IP Address yang diberikan oleh ISP (Internet Service Provider) anda akan muncul di kotak IP.
3. Klik tombol ADD THIS NETWORK
4. Berikan nama untuk network tersebut (bisa diberi nama ISP, misal CBN, DNET, RADNET, CENTRIN)
Jika IP Address tidak langsung muncul, maka kemungkinan anda memakai Dynamic IP Address (biasanya jika anda menggunakan Telkom Speedy). Silakan anda download dan install software Dynamic IP Updater melalui link http://www.opendns.com/support/article/245. Tunggu beberapa menit, lalu cobalah masuk ke Dashboard OpenDNS. Jika semuanya lancar, IP Address network anda akan muncul disitu.
Setelah Network anda terdaftar, anda bisa mulai melakukan setting untuk Web Content Filtering melalui menu Settings. Level filtering bisa anda tentukan disini, mulai dari Minimal, Low, Moderate, sampai High. Bahkan anda bisa melakukan Custom. Misalnya, pilih level High untuk memblokir situs-situs yang tidak baik, lalu hilangkan tanda contreng di opsi Webmail sehingga user masih bisa mengakses webmail dari komputer mereka.
Khusus untuk menghadapi Conficker, OpenDNS telah mengidentifikasi sekitar 50.000 domain yang di-generate oleh Conficker dan memblokir mereka untuk pemakai OpenDNS. Artinya, meski virus tersebut telah menginfeksi komputer yang ada di jaringan anda, dia jadi tak berdaya sebab tidak bisa melakukan koneksi balik ke botnet. Selanjutnya anda bisa memberantas virusnya dengan antivirus update terbaru.
Untuk mengetahui apakah Conficker telah masuk ke jaringan anda: Login ke account anda dan pilih Stats (di sebelah kiri sidebar). Dari situ pilihlah Blocked Domains dan filter “only domains blocked as malware.” Maka akan ditampilkan daftar situs malware yang coba dihubungi oleh jaringan anda.
Dengan OpenDNS, anda juga bisa membuat shortcut untuk menyingkat alamat website yang panjang. Misalnya, anda bisa membuat shortcut untuk alamat http://yosepgustri.blogspot.com menjadi yspblog. Sehingga jika anda mengetik kata “cekpr” di Address Bar browser anda, otomatis OpenDNS akan mengarahkan ke alamat http://yosepgustri.blogspot.com. Shortcut ini bisa anda definisikan melalui menu Shortcuts.
Disadur dari : infogaptek.com
di taro di sini biar gampang nyari kalo lagi lupa.
Subscribe to:
Posts (Atom)