Pages

Showing posts with label doktrin dan teologi Kristen. Show all posts
Showing posts with label doktrin dan teologi Kristen. Show all posts

Saturday, March 17, 2012

Doktrin Utama Kristen Protestan

Meskipun doktrin dari denominasi-denominasi Protestan jauh dari seragam, ada beberapa keyakinan yang tersebar pada Protestantisme yaitu doktrin sola gracia, sola fide, dan sola scriptura.
  • Sola gracia berpegang bahwa keselamatan merupakan anugerah dari Tuhan. Manusia tidak dapat menyelamatkan dirinya sendiri.
  • Sola fide berpegang bahwa keselamatan yang datang hanya melalui iman di dalam Yesus sebagai Kristus, bukan melalui perbuatan baik.
  • Sola scriptura mempertahankan bahwa Alkitab (bukan tradisi gereja atau interpretasi gerejawi dari Alkitab) adalah sumber otoritas final untuk semua orang Kristen.

Gereja-gereja Protestan umumnya menolak doktrin Katolik dan Ortodoks mengenai pewarisan apostolik dan pelayanan sakramental dari klerus. Kecuali yang ditemukan pada banyak negara, seperti di bagian selatan Eropa, yang berada di bawah pengaruh non-Katolik jauh sebelum Reformasi.
Pendeta Protestan dan pemimpin gereja memiliki peran dan otoritas yang sedikit berbeda di dalam komunitas mereka dibandingkan dengan pastor dan uskup pada Katolik, Anglikan dan Ortodoks.

Source: wikipedia

Just collecting notes & sharing.. Please let me know if there are wrong statements in this article or a copy-paste without stated copyright / source.

Friday, October 7, 2011

Deities , Symbolism dan Paganism

Deities, Symbolism, and Paganism
(Dewa-dewa, Simbolisme, dan Paganisme)

Ternyata selama ini ada beberapa hal yang tidak kita ketahui karena sejarah tercampur aduk oleh cerita dongeng dan mitos (mouth to mouth). Sewaktu menonton film-film yang diangkat dari mitologi Yunani maupun Romawi, menggerakan hati saya untuk melakukan pencarian secara objektif dan menulis / menterjemahkan sumber-sumber tentang ketiga hal diatas : Dewa, Simbolisme dan Paganisme.

Sejak zaman manusia purba / lampau, paganisme dan simbolisme telah digunakan dalam mitologi.
Saat itu, usaha untuk menjelaskan mitologi kepada orang-orang tidak dapat dibuat melalui suatu bahasa, karenanya biasanya dilukiskan dalam dinding goa dan dijelaskan lewat lukisan/gambar/ukiran.

Seiring dengan waktu, simbol penyembahan pagan berkembang lewat simbol yang rumit, seperti pentricate, simbol yang digunakan untuk merepresentasikan dewa natural/alam dan dewi Roma, Venus ( Aphrodite Yunani ), oleh karena ia adalah personifikasi dari hasrat dan hubungan antara pria dan wanita ( jika anda pernah baca The Da Vinci Code, sangat menarik karena dijelaskan cukup informatif tentang hal ini )

Tetapi sayangnya, pada era Gereja, simbol-simbol tersebut digunakan untuk mengemukakan hal yang buruk tentang Kristiani, seperti tentang dewa Poseidon, senjatanya yang seperti garpu besar/gada (Trident) menyimbolkan Lucifer ( yang sekarang dikenal Si Iblis / The Devil ).
Orang-orang China dalam mitologinya menggunakan simbol Yin dan Yang sebagai dua kekuatan yang saling
bertubrukan tertahan dalam telur kosmik (Cosmic Egg) pada permulaan waktu, yang juga mengikutsertakan Pan Ku, Dewa Purba Iblis Raksasa (Primordial Giant God/Demon). Pan Ku berhasil lepas dengan Yin dan Yang dari telur, tetapi saat itu juga, kekuatan itu bertarung satu sama lain. Pan Ku memisahkan mereka, dimana simbol hitam dan putih yang saling berputar (seperti angin) satu sama lain menggambarkan keduanya saling bertarung. Tetapi telah disalahartikan sebagai simbol konstan martial arts (bela diri), dimana arti sesungguhnya telah hilang dan hanya sedikit yang mengetahuinya.

Pagans telah dikenal sebagai pengikut Satan, oleh karena gereja. Pagans adalah kata yang digunakan untuk menunjukkan penyembah berhala (Lucifer atau Satan), atau semua setan/iblis yang ditulis dalam Alkitab, dimana sesungguhnya makna awalnya tidaklah seperti itu. Pagans adalah pemujaan terhadap idols / idola, simbol, digunakan sebagai pengganti yang tepat terhadap unsur ketuhanan/kedewaan yang dipuja.
Untungnya bidang kesenian mampu melindungi simbolisme dan idols dalam pagan yang hampir lenyap atau gereja tetap melindunginya sekalipun penolakan yang ada dalam Gereja karena menganut paham monotheistic (Yang Esa) seperti mosaics of Poseidon, Venus De Milo atau Birth of Venus.


The Devils (Iblis)
Beberapa spesialis Mitologi yang juga memiliki sedikit pengetahuan tentang Yahudi dan Kristen, mempelajari konsep tentang "Iblis", yang menurutnya telah disalah artikan sebagai penguasa Neraka, seperti yang pernah disebut dalam Dante;s The Divine Comedy, the Inferno.
Iblis lebih tepatnya, secara teknis merujuk kepada malaikat pemberontak (fallen angel) yang dijatuhkan hukuman pada saat pertempuran Malaikat dan Tuhan. Lucifer yang biasanya disalahartikan sebagai Satan, adalah pemimpin daripada pemberontakan tersebut. Lucifer jika diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris adalah "The Morning Star", yang merupakan malaikat tertinggi di mata Tuhan. Dia melakukan pemberontakan dan mengajak beberapa malaikat lainnya mengikut dia. Ia bertempur melawan Tuhan, tetapi malaikat Tuhan Archangel, Michael, mengirim pasukan dan mengalahkan Lucifer, membuangnya jauh beserta antek-anteknya ke dalam Neraka.

Di satu sisi, Satan, bukanlah malaikat pemberontak. Ia adalah Malaikat Penghakiman, yang terkadang misinya berbeda dengan Tuhan. Satan pergi ke padang gurun dimana Yesus sedang berkelana dan berpuasa. Satan menggodanya 3 kali untuk menguji iman Yesus, tetapi iman Yesus ternyata sama kuatnya seperti Tuhan dan selama 3 kali Yesus menolak Satan.
Satan tidak dilempar kedalam jurang api neraka, tetapi masih berkeliaran diantara Surga dan Bumi. Tetapi, menurut tulisan Yohanes dalam Kitab Wahyu tentang Hari Kiamat, Tuhan akan membuang Satan kedalam lembah belerang di dalam Neraka. Banyak nama yang mengistilahkan ketiga makhluk tersebut, tetapi mereka juga saling berhubungan pada masa Akhir Dunia, Raja Anti-Christ. Menurut Kitab Wahyu, ketika Israel telah memperoleh tujuan akhirnya, Anti-Christ akan muncul/lahir dan berkuasa. Dalam beberapa tahun, kekuasaanya akan sangat jahat, tetapi Yesus dari Nazaret akan turun ke Bumi, seperti yang sudah Ia lakukan sebelumnya, dan melawan Anti-Christ dan menang. Anti-Christ direpresentasikan sebagai salah satu dari kepala yang ada pada naga berkepala banyak yang muncul menjelang Hari Kiamat.


Karena itu, Satan, Lucifer dan Anti-Christ masing-masing memeliki sesuatu yang sama, masing-masing melakukan perlawanan terhadap kekuasaan Tuhan. Satan menguji iman Tuhan dan Yesus, Lucfier memberontak terhadap Surga, dan Anti-Christ melakukan perlawanan terhadap Yesus.
Tentunya kita berharap semua maksud jahat dari si Iblis digagalkan / tidak berhasil seperti yang pewahyuan telah katakan.

Tulisan ini hasil sunting dan terjemahan dari sumber di internet
Jika ada salah dalam referensi, nama, dan arti mohon koreksi dan masukkannya.
Thanks :)

Tuesday, June 7, 2011

7 Deadly Sins = 7 Princes of Hell

Sewaktu menonton film anime Full Metal Alchemist (2002) dan dilanjutkan dengan Remake Full Metal Alchemist Brotherhood (2008 - 2010) yang sesuai dengan jalan cerita komiknya, ditemukan ada 7 villians (penjahat) yang menjadi pemeran antagonis dalam cerita ini.
7 penjahat tersebut memiliki karakter masing-masing yang unik, dimana diatas 7 penjahat tersebut ada "bapa"-nya.
Singkat cerita, bapa ini melahirkan / melepaskan masing-masing karakter yang dimilikinya ke 7 anaknya, dalam hal ini 7 penjahat tersebut.

Masing - masing adalah :
1. Pride
2. Wrath
3. Greed
4. Lust
5. Envy
6. Gluttony
7. Sloth

Pernah menonton pada tahun 2002, namun baru menyadari sekitar tahun 2008 bahwa 7 karakter ini sebenarnya adalah inspirasi dari Seven Princes of Hell dalam tradisi Kristen jaman klasik.

7 Pangeran ini juga dianalogikan sebagai 7 dosa dasar / dosa mematikan yang dimiliki setiap manusia. Masing - masing pangeran neraka tersebut mewakili dosa yang ada pada diri manusia.

Pangeran Iblis ini secara sejarah dikemukakan oleh Peter Binsfield, Jesuit, ditulis pada tahun 1589, yaitu sebagai berikut:
Jika dalam bahasa aslinya dan diterjemahkan ke Inggris adalah sebagai berikut:
  1. luxuria (lechery/lust)
  2. gula (gluttony)
  3. avaritia (avarice/greed)
  4. acedia (acedia/discouragement)
  5. ira (wrath)
  6. invidia (envy)
  7. superbia (pride)

    Mungkin bagi anda ada yang bingung apa perbedaan antara Greedy dan Gluttony?
    Keduanya memiliki arti "serakah", "rakus", "tamak", dan sejenisnya.
    Greedy lebih ke arah serakah dan tamak akan harta, uang, kekayaan, kekuasaan dimana
    Gluttony lebih ke arah rakus terhadap makanan, atau segala sesuatu yang mengenyangkan/memuaskan perut.

    Maaf kalo ada salah, cuman mao sharing yang saya tau :p

    Wednesday, March 24, 2010

    Calvinisme vs Arminianisme?

    Calvinisme dan Arminianisme adalah dua sistim teologia yang berupaya menjelaskan hubungan antara kedaulatan Tuhan dan tanggung jawab manusia dalam kaitannya dengan keselamatan. Calvinisme dinamai menurut John Calvin, teolog Perancis yang hidup dari tahun 1509 – 1564. Arminianisme dinamai menurut Jacobus Arminius, teolog Belanda yang hidup dari tahun 1560 – 1609.

    Kedua sistim ini dapat diringkaskan dengan lima poin. Calvinisme berpegang pada kejatuhan total sementara Arminianisme berpegang pada kejatuhan sebagian. Kejatuhan total mengatakan bahwa semua aspek kemanusiaan sudah dikotori oleh dosa, karena itu manusia tidak dapat datang kepada Tuhan dengan kemauannya sendiri. Kejatuhan sebagian mengatakan bahwa setiap aspek kemanusiaan dikotori oleh dosa, tapi tidak sampai pada taraf di mana manusia tidak dapat beriman pada Tuhan dengan kehendaknya sendiri.

    Calvinisme berpegang pada pemilihan yang tanpa syarat sementara Arminianisme berpegang pada pemilihan bersyarat. Pemilihan tanpa syarat percaya bahwa Allah memilih orang-orang yang diselamatkan berdasarkan kehendakNya semata-mata, bukan berdasarkan apa yang ada pada individu-individu. Pemilihan bersyarat percaya bahwa Allah memilih invididu-individu untuk diselamatkan berdasarkan pengetahuan Allah mengenai siapa yang akan menerima Yesus sebagai Juruselamat.

    Calvinisme berpegang pada penebusan yang terbatas sementara Arminianisme percaya pada penebusan yang tidak terbatas. Dari ke lima poin, ini adalah yang paling kontroversial. Penebusan terbatas adalah kepercayaan bahwa kematian Yesus hanyalah bagi umat pilihan. Penebusan tak terbatas percaya bahwa Yesus mati bagi semua orang, namun kematiannya tidak akan efektif sampai orang yang bersangkutan percaya.

    Calvinisme berpegang pada anugrah yang tak dapat ditolak sementara Arminianisme berpegang pada anugrah yang dapat ditolak. Anugrah yang tidak dapat ditolak mengatakan bahwa ketika Tuhan memanggil orang untuk diselamatkan, pada akhirnya orang tsb akan datang kepada keselamatan. Anugrah yang dapat ditolak mengatakan bahwa Tuhan memanggil semua orang kepada keselamatan, namun banyak orang bersikeras dan menolak panggilan ini.

    Calvisnisme berpegang pada ketekunan orang-orang kudus, sementara Arminianisme berpegang pada keselamatan yang bersyarat. Ketekunan orang-orang kudus merujuk pada konsep bahwa seseorang yang telah dipilih Allah akan bertahan dalam imannya dan tidak akan pernah menolak Kristus atau berbalik daripadaNya. Keselamatan yang bersyarat adalah pandangan bahwa seseorang yang percaya pada Kristus, dapat, dengan kehendak bebasnya, berbalik dari Kristus dan karena itu kehilangan keselamatan.

    Jadi, dalam perdebatan Calvinisme vs Arminianisme, mana yang benar? Adalah menarik untuk dicatat bahwa dalam keanekaragaman tubuh Kristus ada berbagai perpaduan antara Calvinisme dan Arminianisme. Ada orang-orang Calvinist lima poin dan Arminian lima poin, dan pada saat yang sama ada orang-orang tiga poin Calvinis dan dua poin Arminian. Banyak orang percaya yang percaya pada semacam perpaduan antara kedua pandangan tsb. Pada akhirnya kami berpandangan bahwa kedua sistim ini tidak mampu menjelaskan hal yang tidak pernah dapat dijelaskan. Umat manusia tidak pernah dapat secara penuh memahami konsep semacam ini. Benar, Allah berdaulat mutlak dan tahu segalanya. Benar, umat manusia dipanggil untuk mengambil keputusan untuk secara tulus percaya pada Kristus untuk mendapat keselamatan. Walau kedua hal ini terkesan bertolak belakang bagi kita, dalam pikiran Tuhan, keduanya masuk akal.

    Disadur dari GotQuestions.org
    Thanks for that post, setidaknya sekarang gw uda tau perbedaan teologia.