Thursday, May 9, 2013

Media Transfer Porotocol (MTP) pada Android v4.0 ICS keatas

Sudah lama banget pengen tulis artikel tentang MTP pada Android

Sebuah standarisasi yang ditetapkan oleh Google sebagai protocol media sharing antara PC dan Handheld Android sejak versi 4.0 release.
Sebenarnya MTP sendiri sudah muncul /diperkenalkan sejak Honeycomb, namun baru dijadikan standard semenjak versi 4.0 ICS. (Correct me if Im wrong).
Protocol ini agak berbeda dari USB Mass Storage (UMS) yang kita kenal dulu. Dimana setiap kali mencolok kabel data ke PC, kita harus memilih sebagai Mass Storage Mode.


Sebenarnya jujur, saya lebih prefer menggunakan Mass Storage Mode dibandingkan dengan MTP karena terlihat lebih mudah dan cepat. Tapi ternyata MTP lebih memiliki banyak benefit dibandingkan dengan USB Storage.
MTP adalah bagian dari custom extension PTP (Picture Transfer Protocol) yang memperbolehkan transfer file berikut "metada" nya. Jika belum tau metada, metada semacam informasi kecil yang menempel pada file. Contoh simplenya seperti file MP3 yang memiliki informasi Judul, Artist, Genre, Album, dll.

Tahun 2008, USB Implementer Forum Device melakukan standarisasi MTP sebagai tipe USB Device.
Jika anda menyadari, MP3 Player, PDA jadul sangat mungkin mereka menggunakan MTP. Kamera digital juga menggunakan PTP sebagai perantaranya. Loh, berarti ini teknologi lama dong?
Tepat, ini adalah teknologi yang lama namun baru diperkenalkan oleh Android versi 3.0 dan dijadikan standard sejak versi 4.0.




Singkatnya MTP menghentikan OEM dan operator (jika di US ato negara lain smartphone dijual dan dicustom oleh operator seluler) memberikan banyak "storage space" (sisa memory hp) tapi memberikan sedikit ruang / space untuk aplikasi.
Berikut kutipan dari Dan Morril seorang Android Engineer
We didn't do this because we wanted to use ext3 (although that is a side benefit.) We did it because we wanted to be able to merge the "public shared storage" (i.e. for music and photos) with the internal private app storage.
We got tired of seeing OEMs include many GB of internal storage for music, while users were still running out of space for apps and data. This approach lets us merge everything on one volume, which is way better. 

Intinya adalah Ia ingin storage untuk penyimpanan aplikasi dan user storage (music, video, document, foto) pada smartphone bisa saling sharing, sehingga kapasitas memori benar benar digunakan seluruhnya, tidak terpisah-pisah.

Dengan MTP, maka tidak ada lagi kapasitas (storage) yang dianggap partisi lain sehingga penggunaan jd maksimal. Android juga jadi bisa menggunakan partisi ext3 (Linux partition type) yg performanya lebih cepat.

OEM bisa menyediakan slot SDCard external untuk penambahan kapasitas. Karena itu kita sering melihat akan ada keanehan atau kerusakan jika kita menginstall aplikasi di external memory dan ini biasanya terjadi pada widget ato core aplikasi seperti monitoring dll.

Just collecting notes and sharing.. Please let me know if there are wrong statements in this article or a copy-paste one.


Sumber: http://www.androidcentral.com

1 comment:

  1. Terima kasih ya gan atas artikelnya, thanks for sharing :)

    ReplyDelete