Saturday, February 19, 2011

LED, LCD and Plasma Technology Summary

Judul yang basi sebenarnya karena ini lebih tepat dibahas sekitar 1-2 tahun yang lalu. Tapi sekarang LED TV lagi hot-hot nya di Indonesia (setidaknya semenjak tahun 2010 karena sudah mulai terjangkau :p ) sedangkan LCD TV mulai memasyarakat semenjak tahun 2008 :)

CCFL = Cold Cathode Fluorescent Lamp
 


Plasma Display













LED = Light Emitting Dioda


LCD TV telah lama mengambil alih pasar CRT TV (TV Tabung/Cathode Ray Tube) di Indonesia. Tidak terlalu lama, hanya selang beberapa tahun sudah muncul teknologi inovasinya.


Orang percaya bahwa teknologi LCD (Liquid Crystal Display) lebih praktis dan jauh lebih baik daripada teknologi CRT (Cathode Ray Tube). Tidak ada panas berlebih pada TV, TV menjadi lebih ramping karena tabung vakum ditiadakan, layar menjadi lebih lebar, kontras rasio semakin ditingkatkan, sudut pandang / viewing angle juga ditingkatkan, dan warna pada LCD juga semakin mendekati warna asli dalam kehidupan nyata.

Inovasi dari LCD yang saya sebutkan sebelumnya adalah teknologi LED. LED pada dasarnya adalah sebuah LCD yang menggunakan LED sebagai alat pencahayaan (backlighting device). Perbedaan mendasar antara LED TV dan LCD biasa hanya pada backlighting device tsb. LCD biasa menggunakan CCFL.

Plasma TV juga merupakan sebuah alternatif teknologi layar datar disamping 2 hal yang saya sebutkan di atas. Plasma TV lebih dulu ada sebelum teknologi LED TV muncul. Kurang tau tepatnya kapan karena keterbatasan waktu untuk fact finding :D
Plasma TV menggunakan plasma cell yang terbungkus dalam suatu bilik/ruang untuk menghasilkan variasi warna. Kelebihan yang paling utama pada Plasma TV dibandingkan dengan LCD or LED TV adalah lebarnya viewing angle (sudut pandang), lebih dari 75 derajat, anda tetap dapat mendapatkan tampilan yang baik pada saat menonton di Plasma TV.
Kelebihan lainnya adalah contrast ratio yang lebih tinggi dibandingkan dengan LED TV sekalipun.
Kelemahan dari Plasma TV (karena layarnya adalah kumpulan dari partikel gas yang berpendar), jika anda mendiamkan (melakukan pause) atau berkutat pada satu gambar yang sama terlalu lama, sebutlah 1 jam, layar akan terasa mengimpresikan tidak ada perubahan pada warna/gambar.

Secara garis besar, kelebihan dan kekurangan antara LCD dan Plasma saling bersilangan.
TV dengan resolusi tinggi, kontras warna yang baik, response time yang cepat telah membawa kita pada dunia entertaiment yang tidak terbatas.
Kehadiran feature 3D dengan menggunakan bantuan kacamata 3D untuk menterjemahkan tekstur 2D menjadi 3D juga sudah menjadi tren.
Apalagi sekarang ada beberapa perusahaan yang telah menginovasi teknologi TV 3D tanpa menggunakan alat bantuan.
Hal ini tidak dipungkiri oleh meningkatnya jumlah penyedia layanan TV kabel yang mampu mentransmisikan gambar berkualitas tinggi, uncompressed, ke end-user, yang biasa disebut HD (High Definition).

Sampai saat ini, perkembangan teknologi layar TV terus berkembang sangat pesat.
Pilihan apakah membeli Plasma TV atau LED TV adalah kebutuhan pengguna.
Saya sendiri lebih tertarik dengan LED TV disamping kelemahan2 yang ada pada LED TV dibandingkan dengan Plasma TV.

1 comment: