Friday, April 29, 2011

Tips Melatih Otak Agar Daya Ingat Tetap Kuat

Pernah ada penelitian terhadap otak tikus oleh para ilmuwan dari University of California, Berkeley, AS. Mereka melakukan penelitian dan menemukan otak tikus tumbuh sebesar 4 persen saat mereka dipaksa menjalankan tugas mental setiap hari, misalnya mencari jalan keluar dari lorong yang berliku, memanjat tangga, dan bersosialisasi dengan tikus lain.

Otak tikus saja bisa dilatih untuk tumbuh? apalagi otak manusia? Makin dilatih, otak kita pasti kian tajam. Kehilangan daya ingat dalam jumlah tertentu pada usia berapa pun adalah wajar, sama seperti terjadinya perubahan pada organ tubuh lain. Yang penting adalah, cara supaya penurunan tersebut tidak terjadi dalam jangka waktu yang cepat, karena itu rajin-rajinlah melatih otak otak kita agar daya ingat tetap kuat.

Mengutip dari berbagai sumber, saya menemukan salah satu cara yang efektif melatih otak kita agar tetap kuat dan bertumbuh.
1. Latih kemampuan mengamati.
Perhatikan lingkungan sekitar. Rekam dalam pikiran apa yang Anda lihat, mulai dari yang paling sederhana dan diteruskan dengan observasi yang lebih rumit.

2. Asah indra.
Bisa dilatih dengan membedakan rasa makanan yang disukai dan yang tidak. Menyadari bau dan aroma di sekitar atau bunyi-bunyian yang ada di jalan atau mungkin rasa panas atau dingin udara di sekitar Anda.

3. Menghafal dan Mengingat
Ini merupakan suatu cara paling dasar yang sering ditemui dibanyak buku/artikel mengasah otak dan sejenisnya. Mungkin sebagian banyak orang malas untuk menghafal dan mengingat, namun ada banyak cara untuk membuat anda menjadi suka menghafal dan mengingat. Menurut hemat saya, yang paling umum dan mudah metodenya dan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari2 adalah sebagai berikut (anda dapat memilih 2-3 atau seluruhnya):
- Hafalkan nama teman-teman dan pasangkan nomor teleponnya.
Ada berapa yang bisa diingat? Latih supaya bisa mengingat lebih banyak.
- Hafalkan tanggal-tanggal penting, menyangkut anggota keluarga, teman, atau perayaan tertentu.
Jika tanggal bersejarah, pelajari poin penting/rangkuman yang terjadi pada tanggal tersebut
- Hafalkan sesuatu yang Anda sukai.
Bisa jadi itu puisi, lagu, kalimat dari sebuah buku atau kata-kata seseorang. Sebisa mungkin juga usahakan agar kalimat yang digunakan adalah bahasa asing. 
Kalau saya sendiri lebih suka menghafalkan/mengingat quote-quote tokoh terkemuka/berpengaruh.
Latihan menghafal urutan angka berderet panjang, misalnya 32145687390282930498.
Ini adalah bentuk latihan memperbaiki daya ingat jangka pendek. Lakukan dengan mengelompokkan atau memecah bilangan itu menjadi beberapa bagian, misalnya 3214568 kemudian 7390282 dan terakhir 930498.
- Ingat perjalanan pribadi.
Apa yang sedang Anda kerjakan satu jam lalu, minggu lalu pada hari Kamis pukul 10.00, misalnya. Dengan siapa, di mana, dan seterusnya.
- Ingat dan teliti ulang pengeluaran harian.
Apa yang Anda beli kemarin? Berapa uang yang ada dalam dompet Anda sekarang? Kapan Anda terakhir mengambil uang tunai, dan seterusnya.

4. Pelajari sesuatu yang baru.
Banyak membaca dan berkenalan dengan hal-hal lain yang mungkin bukan bidang Anda, bisa bahasa asing, pengetahuan tentang komputer, dan lain-lain.

5. Gunakan tangan supaya mengikuti petunjuk otak.
Misalnya bermain gitar, mengetik tanpa melihat tuts, mengerjakan prakarya dari kayu, atau berlatih menulis halus.

6. Tekuni hobi.
Gunakan kesempatan untuk mengembangkan hobi Anda.

Latihan-latihan ini akan memungkinkan sel otak tetap aktif dan jaringan penghubung antarsel otak semakin rapat. Kegiatan mental yang menantang meningkatkan jumlah sirkuit aktif atau sinapsis dalam otak. Semakin banyak sirkuit, semakin banyak asosiasi, makin besar pula kemampuan mengingat.
Artikel ini hanya sebagai dokumentasi semata.
Sumber : http://www.isisurakartablog.com

No comments:

Post a Comment